45.650 orang Indonesia Bersatus AIDS

image

Pita merah

Dalam laporan resmi yang dikeluarkan Kementerian Kesehatan tertanggal 31 Oktober 2013, jumlah infeksi HIV baru sebanyak 10.203 kasus. Dari angka tersebut 73,4% terjadi di rentang usia 25-49 tahun, disusul rentang usia 20-24 tahun sebanyak 14,7% dan usia lebih dari 50 tahun sebanyak 5%.

Faktor risiko tertinggi infeksi HIV terjadi pada hubungan seks berisiko pada heteroseksual sebanyak 51,7%, penggunaan jarum suntik tidak sterile pada penasun sebanyak 11,6% dan 10,6% melalui hubungan berisiko di kalangan laki-laki seks dengan laki-laki. Kasus ini menunjukkan terjadinya pergeresan dibanding tahun sebelumnya, yang berada tertinggi kelompok LSL.

Sedangkan kasus AIDS baru pada periode yang sama terlaporkan sebanyak 1.983 kasus,  dan kasus tertinggi risiko AIDS ada di kalangan heteroseksual (81,9%), penggunaan jarum suntiktidak steril pada penasun (6,5%), LSL (Lelaki Seks Lelaki)(5,3%) dan dari ibu positif HIV ke anak (4,3%).

Jika dilihat dari persebarab kasusnya dari tahun ke tahun, kasus HIV dan AIDS sudah menyebar di 348 (70%) dari 497 kabupaten/kota di seluruh Indonesia. Pertama kali ditemukan kasus HIV dan AIDS di Provinsi Bali, dan yang terakhir melaporkan Provinsi Sulawesi Barat pada tahun 2011.

Kasus HIV pada tahun 2005 jumlah kasus HIV dilaporkan sebanyak 859, tahun 2006 (7.195), tahun 2007 (6.048), tahun2008 (10.362), tahun 2009 (9.793), tahun 2010 (21.591), tahun2011 (21.031), tahun 2012 (21.511). Jumlah kumulatif infeksi HIV yang dilaporkan sampai dengan September 2013 sebanyak118.787.

Provinsi tertinggi dengan jumlah infeksi HIV, DKI Jakarta (27.207),diikuti Jawa Timur (15.233, Papua (12.687), Jawa Barat (9.267) dan Bali (7.922).

Untuk kasus AIDS pada tahun 2005 dilaporkan sebanyak 4.987, tahun 2006 (3.514), tahun 2007 (4.425), tahun 2008 (4.943), tahun 2009 (5.483), tahun 2010 (6.845) dan tahun 2011 (7.004), dan tahun 2012 (5.686). Secara keseluruhan, kasus AIDS dari tahun 1987 sampai September 2013 sebanyak 45.650 orang.

Jumlah AIDS tertinggi pada kalangan wiraswasta (5.430), diikuti ibu rumah tangga (5.353), tenaga non-profesional/karyawan (4.847), buruh kasar (1.897), penjaja seks (1.771), petani/peternak/nelayan (1.757), dan anak sekolah/mahasiswa (1.123).

Untuk mendapatkan laporan lengkap bisa diunduh di  web resmi Yayasan Spritia di sini

Update blog ini akan pindah ke www.mukhotibmd.web.id

Sumber gambar: http://www.blogs.voanews.com

Mukhotib MD
@mmdsyndicate

Mukhotib MD
@mmdsyndicate

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: