Pesta Seni Tradisi Komunitas Joglo Abang

image

Budaya populer yang pragmatis mengikis keberadaan seni budaya tradisi. Seni tradisi seakan hendak memasuki masa senja. Generasi muda semakin jauh dari seni budaya tradisi, dan pegiat seni tradisi semakin tua dan menghilang tanpa sempat melakukan pembaharuan dan regenerasi. Pekerja seni tradisi semakin tak bersemangat, kemampuannya tak lagi bisa menghidupi hidupnya.

“Komunitas Jogloabang mencoba bertransformasi dan melakukan eksperimentasi untuk keberlanjutan Senin tradisi,” Ananto Sulistyo, pegiat rumah budaya Joglo Abang Yogyakarta.

Di tengah memburuknya perkembangan seni tradisi, Komunitas Jogloabang aktif mengambil peran mengabadikan, memelihara dan membangunkan kembali seni tradisi dengan cara membuat repositori seni tradisi budaya Indonesia dalam bentuk nyata dan maya. Diakui Ananto, pemerintah sudah melakukan upaya-upaya melestarikan seni budaya tradisi. Hanya saja upaya itu belum didukung secara politis dalam kebijakan negara yang sistematis.

“Kebijakan ini diperlukan masyarakat sebagai pelaku aktif, pekerja seni, pengamat maupun anak muda yang peduli tentang seni budaya berkaitan dengan informasi teknologi sebagai sarana media sosial,” kata Ananto.

Menurut Ananto, komunitas-komunitas kesenian memerlukan wadah yang aktif dan responsif sebagai menjadi benteng kehidupan seni tradisi. Mewujudkannya, Komunitas Jogloabang memberi ruang belajar online dan onsite, dan kemudahan bagi  masyarakat dalam mengakses kelompok-kelompok kesenian di desa-desa dan dipelosok tanah air melalui informasi yang akan dikembangkan secara online.

“Malam pentas seni sebagai salah satu upaya. Selain sebagai acara peluncuran Rumah Budaya Joglo Abang dan menyambut ribuan Blogger Indonesia yang mengadakan kegiatan Kopdar Blogger Nusantara di Yogyakarta,” tutur Ananto.

mmdnewsyndicate

Dengan kaitkata , , ,

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: