Membagi Pengalaman, Menulislah

Bertemu kembali dengan teman setelah dalam rentang waktu yang cukup panjang tak berhadapan memang memberikan cita yang berbeda. Meski dalam komunikasi maya sebenarnya tak terputus sama sekali. Memang ada yang tak bisa tergantikan dari pertemuan bertatap muka.

Rasa itu benar-benar saya nikmati, berbincang santai dengan Farid Wajdi, Hairussalim, Savic dan Hasan di LKiS Sorowajan. Berada dalam aula LKiS yang bergaya minimalis, saya seperti terhempas ke dalam situasi diskusi sebelas tahun lalu. Saat saya mendapatkan kesempatan berkreasi di LKiS bersama teman lain: Imam Aziz, Jadul Maula, Luthfi Rahman, Saiful Huda Shodiq, dan Tomy W Taslim.

Gagasan-gagasan futuristik tentang situasi sosial, rekayasa sosial mungkin dilakukan, seakan berhamburan, mengalir deras, dan membumbung tinggi. Kritik-kritik tajam, berlompatan tak terkendali, dalam ruang waktu yang berbolak-balik, masa lalu dan kekinian. Merambah seluruh wilayah kehidupan, teknologi informasi, politik, ekonomi, dan terpenting kebudayaan.

Strategi gerakan pluralisme menjadi salah satu topik hangat, di antara candaan yang meledakkan tawa, tak henti-henti. Banyak pengalaman sudah didapat dalam melakukan gerakan membangun pluralisme di negeri ini: yang gagal, yang berhasil, dan yang memelenceng dari strategi awalnya.

Meski begitu, sedikit tulisan yang dibuat sendiri para pelaku gerakan sosial, termasuk dalam gerakan lingkuhgan, gender, dan juga hak kesehatan reproduksi dan seksual. Ketiadaan catatan ini akan membawa dampak negatif, terpendamnya pengalaman berharga, yang tak lagi bisa menjadi inspirasi bagi generasi berikutnya. Setidaknya agar tak mengulangi kesalahan-kesalahan masa lalu.

Kehendak menjadi satu-satunya yang tersisa sebagai penghalang lahirnya buku-buku berbasis pengalaman. Buku-buku yang akan mampu berbicara kepada pembacanya dengan berapi-api. Sebab sarana dan perkembangan teknologi memang sudah sangat mendukung perwujudan gagasan ini.

Kebutuhan saat ini, memfasilitasi para aktivis untuk menumbuhkan kehendak itu. Dan kini, kini, saatnya untuk kita mulai.***

mmdnewsyndicate

mmdnewsyndicate

Dengan kaitkata , ,

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: