Tolak Pencalonan Daming Sunusi

Membaca berita pagi ini, ada yang menyedihkan. Bagaimana tidak, Muh Daming Sunusi, calon Hakim Agung, menyatakan pemerkosa dan yang diperkosa sama-sama menikmati. Penyataan itu disampaikan saat ia mengikuti uji kelayakan dan kepatutan di DPR, kemarin (14/1).

Apapun pertimbangannya, DPR sudah seharusnya untuk tidak menerima Daming sebagai Hakim Agung. Sebab, meski ia mengaku pernyataannya sebagai cara mencairkan suasana, tetapi banyolan itu sama sekali pantas untuk diucapkan oleh siapa pun, apalagi oleh seorang calon hakim agung. Jangankan di depan DPR, di pinggir-pinggir jalan pun ucapan semacam itu tak bermoral. Karena mengalami tindak perkosaan, merupakan tragedi kemanusiaan, penderitaan, dan menghadapi trauma berkepanjangan.

Banyolan konyol itu, juga sedang mencederai gerakan pemenuhan hak asasi manusia, terutama hak asasi perempuan. Untuk itu, pantas pula, jika kira menuntut Daming untuk meminta maaf kepada bangsa Indonesia secara terbuka. Selain itu, memungkinkan pula para aktivis perlindungan perempuan untuk menggugat ke pengadilan, mewakili para korban perkosaan, karena pernyataan itu mengandung fitnah, pelecehan dan menghina korban perkosaan.

Tuntutan semacam ini penting dilakukan, untuk menunjukkan di negeri ini, bangsa ini, sedang berjuang menegakkan hak asasi manusia, terutama hak perempuan, tidak ada tempat untuk banyolan yang merendahkan kelompok lain, dengan latar belakang apapun.

Dengan kaitkata , , ,

2 thoughts on “Tolak Pencalonan Daming Sunusi

  1. gamaajaa mengatakan:

    tulisan yang menarik
    di alenia 2, “… tetapi banyolan itu sama sekali pantas untuk diucapkan oleh siapa pun, apalagi oleh seorang calon hakim agung”, ini kurang “tidak pantas” atau memang pantas? agak berbeda maknanya dengan dan tanpa kata tidak sebelum pantas.
    salam

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: