Ada Keterkaitan HIV-AIDS dengan Gender

SLEMAN (KR) – Perkumpulan Keluarga Berencana Indonesia (PKBI) telah memasuki usia emas pada 23 Desember 2007 lalu. Sebagai LSM yang peduli dengan kesehatan reproduksi (kespro), gender dan HIV-AIDS, PKBI tetap berkomitmen untuk terus memperjuangkan hak komunitas termarjinalkan. PKBI melihat terdapat keterkaitan antara HIV-AIDS dengan gender, HAM dan kespro seksual. Karena itu PKBI menyerukan sudah saatnya gerakan HAM, gerakan perempuan dan gerakan HIV-AIDS kerja sama menanggulangi HIV-AIDS.

Hal itu disampaikan Direktur Pelaksana Daerah PKBI DIY Mukhotib MD SAg, dalam peringatan 50 tahun PKBI di Nusantara Room Grand Pacific Restaurant, Jalan Magelang Km 4 Yogya, Sabtu (12/1). ”Dalam membangun basis gerakan masyarakat untuk penanggulangan HIV-AIDS, ketiga isu di atas harus menjadi bagian integral, tak bisa dipisahkan. Dalam kerangka tematik, ketiga isu tersebut bisa digabungkan menjadi 1 tema besar, yakni risiko-risiko reproduksi dan seksual. Munculnya HIV-AIDS tak akan terpisah dari risiko kehamilan tidak diinginkan (KTD) dan infeksi menular seksual (IMS),” jelas Mukhotib.

Pada acara tersebut ditampilkan monolog oleh Butet Kertaradjasa, musik oleh Kelompok Minority Alkid, tari tradisi oleh Candra (Miss Waria Teladan 2007) dan pembacaan puisi. Puncak acara diisi seminar dengan tema ‘Merumuskan Peran Orsosmas dalam Pencegahan HIV-AIDS serta Penghapusan Stigma dan Diskriminasi’.(*-4)-b
Dengan kaitkata , ,

3 thoughts on “Ada Keterkaitan HIV-AIDS dengan Gender

  1. jokoparadise mengatakan:

    gimana nih pak kotib aku di suruh nyari lsm yang berkait dengan sebuah kasus begini:

    seorang laki-laki (di jogja) ingin mengambil alih hak asuh anak dari hasil nikah tidak resmi ( siri ),
    supaya mereka tidak lagi disuruh mengamen di jalanan di kota jakarta atau bisa mereka ditempatkan di sebuah panti

    Sekarang tiga anak itu tinggal di sebuah masjid di jakarta dengan seorang ayah yang baru (entah resmi atau tidak) yang selalu mengambil paksa bila tiga ank itu dipantikan oleh kakeknya yang dijogja. Kemudian ayah yang baru itu selalu memaksa ke tiga anak itu ngamen dijalanan dan tidak disekolahkan.

    sementara browsing belum nemu lsm tersebut yang bisa untuk konsultasi kalo PKBI nemu lsm tersebut untuk konsultasi yang daerah jogja tolong di link aja. biar nanti saya laporan ke orang yang nanya. thx

  2. mukhotib md mengatakan:

    Pak Joko…,

    untuk kasus anda, kalau dijogja anda bisa menghubngi LPA (Lembaga Perlindungan Anak) atau Samin untuk konsultasi hak-hak anak.

    Kalau di Jakarta, ada LPA dan juga ada Komnas Anak, yang dikomandoi oleh Kak Seto.

  3. jokoparadise mengatakan:

    ok. dh saya catat alamatnya dan tak kasih ke pak islu di

    http://www.lp3es.or.id/direktori/data/yogya/yogya_028.htm

    baru nemu sih🙂 webnya belum lengkap.sih

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: