Pentingnya Pendidikan Kespro

Maraknya gejala sek bebas dan narkoba di kalangan pelajar remaja telah mencemaskan kalangan pendidikan. Ustad Taufiq Hartono, seorang pengajar dan salah seorang penggurus Majelis Ulama Indonesia (MUI) Cabang Temanggung dengan pesimis mengatakan, “sepertinya, tidak pernah akan habis sampai kapanpun,” ujarnya kepada Stanplat.

Juru dakwah asal Kauman Temanggung ini melihat, fenomena seks bebas dan narkoba sudah jauh menjalar di semua golongan masyarakat. Bahkan termasuk kalangan keluarga religius. Jilbab dan salat lima waktu juga bukan jaminan orang lepas dari kedua perilaku seks bebas. “Barangkali orang yang rajin khotbah sekalipun bisa melakukannya.”

Hal itu menurutnya disebabkan oleh penghayatan agama yang kurang benar. Namun, menurutnya, faktor lingkungan dan pendidikan sangat berpengaruh banyak. Pendidikan yang dimaksud di sini tentu saja bukan sekadar masuk sekolah. Pendidikan berbasis asrama seperti pesantren menurutnya cukup kuat untuk menghindarkan generasi muda dari seks bebas.

Sedangkan dr. Dewi, Psi. dari Klinik Mitra Keluarga Temanggung, melihat hal itu disebabkan karena “kurangnya perhatian orang tua di rumah, guru di sekolah dan masyarakat. Anak-anak yang tidak mendapat perhatian secara baik akan mencari perhatian lain, yang tak jarang ke arah penyimpangan,” tuturnya.

Karena itu dr. Ester dari Klik yang sama mengatakan, “keluarga adalah titik pokok yang paling penting untuk pengawasan dan pembangunan keimanan remaja dari pengaruh-pengaruh negatif pergaulan.”
***

Seks bebas di Temanggung telah memakan korban. Data dari Dinas Kesehatan Temanggung ini membuktikan ada 25 orang terkena virus HIV/AIDS: RSU Temanggung 5 orang, Dinas Kesehatan Temanggung 15, RSK Ngesti Waluyo 5 orang.

Persoalan di atas bukan sekadar soal penyakit, melainkan juga dampak buruk berupa hamil muda, kawin cerai, dan lain sebagainya.

Menurut Direktur Perkumpulan Keluarga Berencana Indonesia (PKBI) Yogyakarta, Mukhotib MD, anak-anak muda melakukan hubungan seks bebas salahsatunya disebabkan karena kurangnya informasi yang jelas tentang seks itu sendiri. “Negara mempunyai kesalahan karena tidak memberi layanan yang benar kepada remaja,” tuturnya kepada Stanplat.

Menurutnya, ada yang salah juga dari pengertian pendidikan seks. Kata ini seolah hanya mengajarkan teknis bermain seks. Karena itu PKBI lebih memakai istilah kesehatan reproduksi yang pengertiannya lebih luas.

Kegiatan yang dilakukan PKBI mengambil bidang bimbingan konseling kesehatan reproduksi agar para remaja tidak terjebak pada kesalahan fatal melakukan hubungan seks tanpa melihat dampak buruknya.

Kesehatan reproduksi menurut Mukhotib, harus mulai dikenalkan sejak dini di setiap sekolah. Dengan konseling yang sering dilakukan PKBI di berbagai daerah, kelak sekolah yang bersangkutan juga bisa menyusun kurikulum bermuatan lokal dalam bidang kesehatan reproduksi. (Mukidi, Wibi, Luthfie, Tari, Husna – Stanplat edisi 08, bulan Maret 2007))

7 thoughts on “Pentingnya Pendidikan Kespro

  1. otnayirpusokoj mengatakan:

    mas….salam kenal…..aku joko dari lampung….aku ni lum seberapa bisa dengan intenet. aku sangat inters dengna masalah kespro…karna itu aku mendirikan sebuah pusat informasi (PIK-KRR) ” WARDA” dilampung….kami juga punya blong.tapi data2nya masih gak engkap…boleh mas kash data diemailku: zakkiy zakkiy atau warda_okoj@yahoo.co.id.
    kami pegen banget mebatu masalah remaja lampung terutama buat kami sendiri…salam kenal mas…ni Hpku. 08197931390, 085669637323.

  2. otnayirpusokoj mengatakan:

  3. otnayirpusokoj mengatakan:

    mas….tolong ya….balasannya…enakan via hp

  4. mukhotib md mengatakan:

    Saya setuju banget dengan apa yang dilakukan oleh Anda dan sangat mendukung. Sebenarnya, BKKBN juga memiliki komitmen yang sama dengan Anda, sehingga mungkin bisa didiskusikan dengan mereka untuk mengembangkan lebih maju kegiatan WARDA. Selain itu, Anda bisa juga kontak dengan PKBI Provinsi Lampung, pasti mereka akan senang hati untuk bekerjasama dengan Anda.

    salam,

    mmd

  5. otnayirpusokoj mengatakan:

    mas,makasih ya…atas masukannya, say sudah lakukan hal ini dengan BKKBN degan program PIK-KRR nya, tapi kami masih sedikit data di blong/web kami, bisa minta bantu gak mas, tulisan mas dikirim di Emailku, ntar dimasukin diweb kami. ni Emailnya:warda_okoj@yahoo.co.id
    makasih ya….mas atas bantuannya.bisa minta no HP gakmas? ni HP Ku 08197931390,081369708038.
    makasih yam…mas atas bantuannya.

  6. Nana mengatakan:

    Mhh… I’ve found my Dad’s name….
    Taufiq Hartono.

    Luv him so much……

    Keep fightin’…
    Indonesia.. Temanggung must be better

  7. lukman mengatakan:

    boleh tau no telponnya ustadz taufiq hartono? saya teman lamanya, kebetulan kehilangan kontak. kalo bisa dikirim ke lukman_haroen@yahoo.com . atau sms ke 081390781787 terimakasih
    dari LUKMAN HARUN di Jepara

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: