Kesehatan Reproduksi Masuk Kurikulum Sekolah

Luas diketahui, remaja merupakan segmen masyarakat yang tidak mendapatkan tempat secara sungguh-sungguh dalam mendapatkan hak dan layanan kesehatan reproduksinya. Hal ini tidak saja mengakibatkan banyak persoalan yang harus dihadapi remaja, tetapi juga terabaikannya hak-hak kesehatan reproduksi mereka. Remaja saaqt ini menghadapi problem kehamilan tidak kehendaki (unwanted pregnancy), rentan terhadap HIV/AIDS dan infeksi menular seksual yang lain, dan juga terbelit-belit oleh mitos dan informasi yang sama sekali tidak bisa dipertanggungjawabkan kebenarannya.

Untuk itu, diperlukan upaya sistematis untuk melepaskan remaja dari berbagai persolan itu. Salah satu yang penting untuk mensistematisasi layanan ini adalah dimasukkannya materi kesehatan reproduksi ke dalam kurikulum sekolah.

Persoalannya kemudian, hal ini tidak mudah karena menyangkut perubahan sistem kurikulum secara nasional. Tetapi dalam perbincangan dengan komisi E DPRD Propinsi DIY, upaya sangat mungkin dilakukan dengan melakukan koordinasi secara intens dengan Dinas Pendidikan. Sedangkan dalam pertemuan dengan Dinas Kesehatan Propinsi DIY, yang melibatkan beberapa dinas di Propinsi DIY, persoalan ini juga mengemuka. Disepakati pada tahap awal ini, akan dilakukan workshop mengenai kurikulum pendidikan kesehatan reproduksi yang akan diselenggarakan oleh dinas kesehatan ataupun dinas pendidikan.

Tentu hal ini sesuatu yang bisa dianggap sebuah kemajuan dalam proses advokasi kurikulum pendidikan kesehatan reproduksi. Hari ini, juga dilakukan diskusi kelompok terfokus yang diikuti oleh komunitas Rembug Jogja dan PKBI DIY, untuk membincangkan lagi secara lebih serius masuknya pendidikan kesehatan reproduksi kedalam kurikulum.

2 thoughts on “Kesehatan Reproduksi Masuk Kurikulum Sekolah

  1. Anonymous mengatakan:

    ini cukup menarik untuk terus dikembangkan

  2. syahidah mengatakan:

    Saya anggota masyarakat yang melihat bahwa masuknya kespro dalam kurikulim menunjukkan ketidak mandirian Sistem Pendidkan Indonesia yang mudah dimasuki oleh LSM. Sebagaimana luas diketahui, kesehatan reproduksi adalah cara lain mengajarkan sex bebas untuk remaja, bukan sex yang aman. sex aman hanya ada setelah menikah, tanpa pergaulan bebas. iniadalah upaya menghancurkan generasi muslim dinegeri2 yang mayoritas remajanya masih terjaga dari pergaulan bebas. negara amerika telah menunjukkan kepada kita perkembangan yang buruk dari generasi mereka yang telah hancur karena sex bebas, aids, narkoba serta kenkalan remaja lainyya. mari kita bersama menjaga generasi kita dengan kembali pada membentuk keluarga yang islami, sebagaimana orang tua kita mencontoh Rasulullah.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: