Kesehatan Reproduksi Perempuan Terabaikan

Bencana tsunami di Aceh, secara langsung membuktikan diabaikannya hak kesehatan reproduksi perempuan. Pemenuhan kebutuhan mereka akan ‘pembalut perempuan’ hampir tidak menjadi perhatian para pemberi bantuan ke daerah bencana ini. Akibatnya, mereka menderita iritasi dan berkemungkinan inveksi pada daerah vagina mereka. Hal ini diakibatkan oleh penggunaan kain seadanya, yang tentu saja bisa jadi tidak bersih, untuk menghambat mengalirnya darah menstruasi mereka. Untuk itu, diserukan kepada semua pihak, agar bisa memberikan perhatian terhadap kebutuhan mutlak perempuan terhadap pembalut ini.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: