Lapangan Karang. Tidak terlalu istimewa tempatnya, gersang karena tidak tumbuh pepohonan hijau di sekitarnya. Meski letaknya di kota tua kerajaan Mataram, Lapangan Karang, yang masuk dalam teritorial Kota Gede, tidak begitu terawat. Satu-satunya, yang menyebabkan ramai lapangan Karang, mungkin, karena ada warung tenda yang menyediakan sate sapi–leh-leh, ini bukan ikut-ikutan menulis wisata kuliner lo ya–tetapi sekedar untuk membuat suasana hati Anda bisa turut merasakan situasi saja. Jika tidak, mungkin akan biasa-biasa saja, seperti lapangan desa lainnya.
Arsip untuk Juli, 2008
Roem Topatimasang
In Perjalan Seorang Saya on 15 Juli 2008 at 8:29 amBulan lalu, ada rasa bangga yang membuncak. Setelah entah berapa tahun, saya tak pernah bertemu dengan Bang Roem–demikian saya selalu memanggil Roem Topatimasang, di sebuah acara Workshop Training Center PKBI DIY, saya bertemu kembali. Sebenarnya, saya tidak berani mengatakan ia masih mengingat saya dengan baik, karena rentang waktu yang begitu panjang dan intensitas pertemuan yang tidak mesti setahun sekali bisa bertatap muka. Tapi, saya selalu mengingatnya. Cara pandang kritis terhadap realitas yang pernah ia berikan puluhan tahun lalu, sampai saat ini tetap mendapatkan relevansinya. Bahkan menjadi pijakan paling dasar dalam batin saya.
Hetero-Normativitas
In Opini on 15 Juli 2008 at 7:08 amAda satu pertanyaan serius yang tidak mudah untuk menjawabnya, “kenapa ada sekelompok orang tertentu yang harus mengalami peminggiran dalam sistem sosial kita?” Jawaban atas persoalan peminggiran ini, seringkali menggunakan pendekatan ekonomi. Sebuah pendekatan yang secara serius pula melakukan serangkaian pembatasan wacana sehingga menjadi sempit dan tidak memiliki kegunaan yang cukup signifikan. Read the rest of this entry »
Paradoks Yogyakarta
In Opini on 6 Juli 2008 at 2:47 amDalam perkosaan keamanan pribadi perempuan dicuri, dan dalam prostitusi dicuri dan dibeli.
Catharine A. MacKinnon
Sebagaimana luas dipahami, kebijakan publik merupakan area kontestasi kepentingan dari berbagai kelompok masyarakat. Gagasan yang memungkinkan teradopsi menjadi produk hukum, dengan demikian, adalah gagasan yang berasal dari ideologi dominan yang bekerja secara intensif baik dalam kerangka nalar maupun aras praktis. Lahirnya Peraturan Daerah Kabupaten Bantul No. 5 Tahun 2007 tentang Pelarangan Pelacuran, salah satu contoh terbaik dari bekerjanya persaingan kepentingan ini.
Bangga Menjadi Blogger
In Opini on 6 Juli 2008 at 2:35 amBertahun sudah menjadi blogger. Orang sering bertanya, apa untung yang didapat? Susah menjelaskan dan meyakinkan. Pertanyaan yang terus menerus, memaksa saya untuk memberikan jawaban. Ini bukan soal benar atau salah. Jawabannya sangat menjadi subyketif dari masing-masing blogger. Saya tidak memiliki niat untuk melakukan generalisasi. Saya jawab apa yang terasakan dan dirasakan.
Fundamentalisme
In Celoteh on 5 Juli 2008 at 12:04 amKliwon masih asyik menonton televisi. Sesekali matanya mengerjap, seakan menagan kantuk yang terus menerus menghinggapi kelopak matanya. Memberat. Tetapi ia tetap bertahan. Tayangan tanpa editing dari adegan penyerangan FPI terhadap para aktivis AK-KBB yang sedang melakukan aksi mengenai kebebasan beragama di negeri ini.
“Bapak setuju yang mana,” tanya Maksum, anak lanangnya.

